PERIODE BARU LPM PERISTIWA

Musyawarah Anggota (Musta) Ke II LPM Peristiwa yang diadakan pada 27 April 2013
lalu dengan Ketua Pelaksana Dede Testalingga berlangsung sukses. Agenda utama dalam Musta
tersebut yaitu pembahasan AD/ART, pemilihan Pemimpin Umum dan Wakil Pemimpin Umum,
pelantikan anggota muda sebagai pengurus tetap serta deklarasi LPM Peristiwa sebagai Unit
Kegiatan Mahasiswa. Musyawarah yang berlangsung selama hampir sepuluh jam dengan
dipimpin oleh Presidium Sidang 1 Maulana Sidik, Presidium Sidang 2 Aditya Anggana, dan
Presidium Sidang 3 Siti Rosyidah Hamdan tersebut berjalan lancar. “Pelaksanaannya jauh lebih
baik daripada kongres FH kemarin.” Kata Ketua BEM FH, Ali Murtadlo dalam sambutannya.
Pembina LPM Peristiwa, Daddy Fahmanadie yang saat itu hadir dan memberikan kata sambutan
pertama juga memberikan pencerahan pada LPM Peristiwa yang tak luput dari konflik internal
anggotanya. “Jangan biarkan masalah klasik menghancurkan organisasi ini, karena LPM
Peristiwa adalah rumah kalian maka pikirkan bagaimana caranya agar rumah tersebut memiliki
perabot yang lengkap dan nyaman untuk ditinggali.” Terang Pembina LPM yang akrab disapa
Pak Daddy tersebut.
Dilanjutkan dengan pembahasan AD/ART LPM Peristiwa yang mengalami banyak
perombakan dan penambahan pasal. Pembahasan yang memakan waktu hingga pukul 17.30
wita tersebut akhirnya berakhir dengan pembacaan konsideran dan berlanjut dengan pemilihan
Pemimpin Umum dan Wakil Pemimpin Umum. Awalnya Forum yang saat itu dipimpin oleh
Presidium Sidang memilih 5 orang Bakal Calon Pemimpin Umum yang terdiri dari M. Hanif
Akbari, M. Iqbal Fikri, Renny Puspita, Dini Oktyan, dan Jaka Nugraha. Di depan seluruh anggota,
seluruh Bakal Calon diberikan pertanyaan. Pemimpin Umum yang saat itu masih menjabat
untuk periode 2012-2013 menanyakan kesiapan mereka sebagai Pemimpin. Dilanjutkan dengan
pertanyaan lain dari anggota. Salah satu pertanyaan diberikan Fatan Fahriady mengenai
masalah pengkotak-kotakan yang terjadi dalam tubuh LPM Peristiwa, jawaban yang diterima
Fatan saat itu sontak membuat pemilihan berlangsung ramai. “Pada dasarnya semua saling
membutuhkan, tidak ada divisi yang lebih atau kurang, dan ketika kita sama-sama ngumpul
yang namanya pemimpin umum, wakil dan unsur pemimpin lain itu melebur dalam yang
namanya kebersamaan, jadi tidak ada lagi istilah kamu lontong, kamu sayur, kamu kecambah,
kamu kerupuk atau sambal pecel, kita semua itu satu, kita gado-gado.” Jawab Renny Puspita,
salah satu bakal calon Pemimpin Umum. Proses pemilihan yang berlangsung melalui voting itu
akhirnya membawa Jaka Nugraha yang sebelumnya menjabat sebagai Pemimpin Perusahaan
menjadi Pemimpin Umum dan Renny Puspita yang sebelumnya menjabat sebagai Pemimpin
Redaksi menjadi Wakil Pemimpin Umum LPM Peristiwa periode 2013-2014.
Selesai pemilihan serta pelantikan anggota muda, LPM Peristiwa mendeklarasikan diri
untuk menjadi Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Fakultas Hukum pada Musta kali ini dengan
dukungan dari Pembina dan Pembantu Dekan 3, deklarasi ini diucapkan Pemimpin Umum
sebelumnya, Maulana Sidik pada detik-detik menjelang penutupan Musyawarah Anggota tepat
pukul 18.30 Wita.
“Harapannya sih bisa meningkatkan kualitas media kita dan terus berinovasi, jadi tidak
stagnan pada media yang sudah ada. LPM Peristiwa juga perlu mengatur program kerja agar
lebih terstruktur. Untuk langkah awal kita perlu membenahi struktur dan fungsi kepengurusan
supaya nantinya tidak ada lagi jabatan yang multifungsi dan yang lain malah disfungsi, mudah-

mudahan dengan hal itu program kerja LPM Peristiwa akan lebih efektif.” Jelas Renny, selaku
Wakil Pemimpin Umum baru ketika ditanya mengenai rencananya di awal kepengurusan.
Selain itu, Pemimpin Umum LPM Peristiwa yang baru, Jaka Nugraha juga memberikan
misi terkait dengan program kerjanya, yaitu memperluas jaringan LPM Peristiwa, meningkatkan
hubungan baik antar anggota, serta meningkatkan kualitas anggota dan media LPM Peristiwa.
“Melihat dari kepengurusan sebelumnya kami akan lebih memperkuat jaringan komunikasi
antar anggota dan alumni LPM PERISTIWA, kemudian membenahi struktur kepengurusan yang
lama dan membuka divisi baru dalam kepengurusan ini agar mempermudah kami mencapai
tujuan kedepannya, serta meningkatkan eksistensi LPM Peristiwa di lingkup Fakultas maupun
Lembaga Pers lain.” Terang Jaka. Ucapan selamat dan dukungan yang datang dari LPM EKSPRESI
Universitas Negeri Yogyakarta dan LPM SITUS Universitas Airlangga serta LPM-LPM yang
tergabung di dalam Perhimpunan Pers Mahasiswa Indonesia Dewan Kota Banjarmasin (PPMI
DK Banjarmasin) atas kepengurusan baru ini merupakan langkah awal bagi LPM Peristiwa FH
Unlam agar dapat menjaga hubungan baik dan memperluas jaringan pertemanan antar LPM-
LPM lain.

About these ads